5 Proyek NASA yang Akan Merubah Segalanya

NASA dan peneliti selalu melakukan perjalanan ke luar angkasa guna menciptakan teknologi baru dan menciptakan rekor-rekor baru. Mereka memiliki beberapa ide yang akan dikembangkan untuk diuji dalam beberapa tahun ke depan.
NASA, para ilmuwan dan peneliti selalu mencari cara-cara baru dan inovatif untuk memajukan teknologi guna mengeksplorasi luar angkasa lebih jauh lagi.
Setidaknya, penemuan-penemuan mereka memberi kita harapan bahwa perjalanan ke luar angkasa suatu hari nanti akan menjadi kenyataan, dan manusia mungkin akan dapat melakukan perjalanan melalui kosmos. Berikut lima kemajuan revolusioner NASA yang akan merubah segalanya.
1. Pengiriman robot.


Insinyur NASA bersama mitranya dari Eropa dan Kanada, membentuk tim yang bertujuan untuk mendaratkan robot di Mars atau planet lain. Hal ini dilakukan untuk memeriksa sumber daya yang tersedia di sana, sebelum mengirim misi pasukan berawak. 
2. Menanam tumbuhan aeroponic.


Dengan banyaknya perjalanan yang akan dilakukan di masa depan ke luar angkasa, para ilmuwan NASA sedang mencari cara agar astronot dapat membuat makanan mereka sendiri saat dalam perjalanan menuju planet lain, tanpa menggunakan media tanah atau air lagi. Hasil penelitian telah menunjukkan bahwa, tumbuhan aeroponic dapat menyerap lebih banyak vitamin dan mineral dibanding tanaman yang ditanam di tanah, yang membuat tumbuhan ini berpotensi lebih bergizi menurut NASA.
3. Melakukan misi ke Titan.


Baru-baru ini, NASA menyatakan rencananya untuk melakukan misi ke bulan terbesar Saturnus, yaitu Titan. Mereka saat ini memberdayakan kapal selam untuk menjelajahi lautan metana bulan. Namun, tim yang berbeda mencoba memperkenalkan misinya dengan konsep yang melibatkan sebuah helikopter kecil untuk diterbangkan ke atmosfer Titan. Cara kerjanya, alat ini akan mengambil gambar dan didaratkan di permukaan Titan untuk mengumpulkan sampel, setelah itu kembali lagi ke induk membawa sampel untuk dianalisis.
4. PRIDE.


PRIDE (Passive Radio Ice Depth Experience) merupakan salah satu konsep NASA untuk dalam menurunkan daya dan biaya persyaratan. Ini merupakan instrumen pasif massa rendah yang akan mengukur ketebalan es di bulan planet luar, seperti Europa dan Enceladus. Bulan Europa Jupiter akan menjadi yang pertama dianalisis dengan teknologi yang sangat canggih yang nantinya dapat mengeksplorasi interaksi antara es dan energi tinggi sinar kosmik.
5. Air Recovery System (ARS).


Selama di ruang angkasa, astronot membutuhkan pasokan air minum dan udara untuk bernapas, inilah alasannya mengapa NASA mengembangkan sistem pemulihan udara yang bisa menyaring, mengembalikan dan mengekstrak oksigen sebanyak mungkin. Sistem ini memiliki kemampuan untuk memulihkan hingga 75 persen karbon dioksida dan oksigen baru untuk astronot bernapas. Pada tahun 2019, NASA berharap bisa meningkatkan persentase pemulihan menjadi 100 persen. 
Kategori: Kesehatan Tags: ,